Dan Yesus menjawab mereka : "Pergilah, dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu lihat dan kamu dengar: Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang "KUSTA" menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik (Lukas 7:22)
Apa Itu Kusta?
Penyakit kusta adalah penyakit menular yang menahun dan disebabkan oleh kuman Kusta (Mycrobacterium Leprae) yang menyerang kulit, saraf tepi dan jaringan tubuh lainnya.
Bukan disebabkan oleh :
-Kutukan, guna-guna, dosa, makanan ataupun keturunan.
Ini anggapan yang salah dimasyarakat. Karena anggapan yang salah menyebabkan masyarakat terlambat datang berobat sehingga terjadi kecacatan.
Bagaimana Tanda-Tanda Penyakit Kusta?
Gejala awal :
Penderita tidak merasa terganggu, hanya terdapat adanya kelainan kulit berupa bercak putih seperti panu ataupun bercak kemerahan.
Kelainan kulit ini :
Hilang rasa, tidak ditumbuhi bulu, tidak mengeluarkan keringat, tidak gatal dan tidak sakit.
Ada 2 Jenis Penyakit Kusta :
- Kusta Kering (Pause Bisiler)
- Kusta Basah (Multi Basiler)
Apakah Penyakit Kusta Menular ?
Penyakit kusta menular dari penderita kusta tipe basah yang tidak diobati, ke orang lain melalui pernapasan atau kontak kulit yang lama. Tidak semua orang dapat tertular penyakit kusta, hanya sebagian kecil saja (Sekitar 5%) yang dapat tertular.
Siapa Saja Yang Bisa Terkena Penyakit Kusta ?
Penyakit kusta dapat mengenai setiap orang, tergantung pada kekebalan tubuhnya dan kontak yang lama dengan penderita kusta tipe basah yang tidak diobati.
Bagaimana Pengobatan Penyakit Kusta?
Obat untuk menyembuhkan kusta dikemas dalam blister yang disebut MDT (Multi Drug Therapy). Lama minum obat tergantung jenis penyakit kusta. Untuk jenis kusta basah obat harus diminum setiap hari selama 12 bulan. sedangkan untuk kusta kering obat harus diminum setiap hari selama 6 bulan.
Pause Basiler : Rifampicine 600 mg/bulan diminum didepan petugas( Dosis superpisi), DSS 100 mg/hari, pengobatan diberikan secara teratur selama 6 bulan dan diselesaikan dalam waktu maksimal 19 bulan. Setelah selesai minum 6 dosis dinyatakan RFT (Release From Treatment).
Multi Basiler : Rifampicine 600 mg/bulan dosis supervisi, Lamprene 300 mg/hari dosisi supervisi ditambahkan, Lamprene 50 mg/hari, DSS 100 mg/hari, Pengobatan dilakukan secara teratur sebanyak 12 dosis (Bulan) dan diselesaikan dalam waktu maksimal 18 bulan. Setelah selesai 12 dosis dinyatakan RFT, meskipun secara klinis lesi nya masih aktif dan BTA positif.
Obat diambil sekali dalam sekali dalam sebulan kepetugas kesehatan di Puskesmas. Kusta dapat disembuhkan tanpa cacat bila berobat dini dan teratur.
Apakah Penyakit Kusta Bisa Sembuh ?
Penyakit kusta dapat sembuh bila penderita minum obat secara teratur sesuai aturan dan petunjuk dari petugas kesehatan.
Apakah Penyebab Cacat Kusta ?
Cacat kusta dapat terjadi pada penderita yang terlambat ditemukan dan terlambat diobati.
Penyebab Cacat Adalah : Kuman kusta yang langsung menyerang saraf penderita. Luka pada telapak tangan/kaki yang mati rasa.
WASPADALAH !!!!!!!!!!
Jika ada bercak dikulit yang tidak ditumbuhi bulu, tidak mengeluarkan keringat, kurang rasa/hilang rasa. Segera : Periksa ke puskesmas, karena kemungkinan tanda awal penyakit kusta.
Jika bercak mati rasa menjadi tebal dan bertambahmerah atau bercak bertambah banyak disertai demam dan nyeri sendi. Segera : Cari pertolongan ke petugas kesehatan karena keadaan ini memerlukan pengobatan cepat.
"SEHAT DAN CERIA ANAK BANGSA GENERASI KITA YANG TERBEBAS DARI PENYAKIT KUSTA"

Tidak ada komentar:
Posting Komentar