Sabtu, 06 Februari 2016

APA ITU TEKANAN DARAH TINGGI(HIPERTENSI) ?

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi medis dimana terjadi peningkatan tekanan darah secara kronis (dalam jangka lama) penderita yang mempunyai sekurang-kurangnya tiga bacaan tekanan darah yang melebihi 140/90 mmHg saat istirahat diperkirakan mempunyai keadaan darah tinggi. Tekanan darah tinggi adalah salah satu resiko untuk stroke, serangan jantung, gagal jantung, dan merupakan penyebab utama gagal jantung kronis. (weblog, wikipedia indonesia)

Hipertensi biasanya dimulai “diam-diam” umumnya setelah usia 30 tahun atau 40 tahun. Dalam kasus-kasus pencegahan, penyakit ini bisa dimulai lebih awal. Pada tahap awal, tekanannya mungkin naik secara berkala, misalnya pada situasi stress biasanya, ketika mengendarai mobil jarak jauh, dan kembali ke normal lebih lama dari biasanya. Atau tekanannya mungkin hanya naik saat bekerja, tidak pada istirahat atau berlibur. Pada kasus-kasus seperti ini kita membicarakan “hipertensi labil”. Atau jika angkanya terletak diatas kesasaran normal, kita menyebutnya “hipertensi perbatasan” namun, jika angkanya diatas normal secara konsisten, penyakitnya telah berkembang ketahap “stabil” hipertensi kronis bisa memiliki berbagai bentuk. Contohnya sangat banyak, bahkan setiap rumah sakit mengetahui orang-orang muda dengan tekanan darah yang sangat tinggi, dari 200/120 samapi 250-140. (Hans p. wolf. 2006 : h 63)
Pada pemeriksaan tekanan darah akan didapat dua angka. Angka yang lebih  tinggi diperoleh pada saat jantung berkontraksi (sistolik) angka yang lebih rendah diperoleh pada saat jantung berelaksasi (diastolik) tekanan darah kurang dari 120/80 mmHg di defenisikan sebagai “normal” pada tekanan darah tinggi bisanya terjadi kenaikan tekanan sistolik dan diastolik. Hipertensi biasanya terjadi pada tekanan darah 140/90 mmHg atau keatas, diukur kedua lengan iga dalam jangka beberapa minggu.
(weblog, Wikipedia-indonesia/)
Hipertensi sulit disadari karena tidak memiliki gejala khusus. Namun demikian, ada beberapa hal yang setidaknya dapat dijadikan indikator, sebab berkaitan langsung dengan kondisi fisik. Misalnya, pusing atau sakit kepala, sering gelisah, wajah merah, tengkuk terasa pegal, mudah marah, telinga berdenggung, susah tidur, sesak napas, mudah lelah, mata berkunang-kunang, dan mimisan.


Gejala lainnya yang dapat dikenali dari tejadinya serangan hipertensi pada kita tersebut ialah pandangan menjadi kabur. Hal ini terjadi karena adanya kerusakan pada otak, mata, jantung, dan ginjal. Penderita hipertensi berat dapat mengalami penurunan kesadaran bahkan koma karena terjadi pembengkakan otak. Keadaan ini disebut ensefalopati hipertensi yang memerlukan penanganan segera.

BAGAIMANA CARA PENCEGAHANNYA ?

Berhenti merokok secara total dan tidak mengkonsumsi alkohol

Melakukan antisipasi fisik secara teratur atau berolaraga secara teratur dapat mengurangi ketegangan pikiran (strees) membantu menurunkan berat badan, dapat membakar lemak yang berlebihan. 

Diet rendah garam atau makanan, kegemukan (kelebihan berat badan harus segera di kurangi) 

Latihan ohlaraga yang dapat seperti senam aerobic, jalan cepat, dan bersepeda paling sedikit 7 kali dalam seminggu. 

Memperbanyak minum air putih, minum 8- 10 gelas/ hari. 

Memeriksakan tekanan darah secara normal / berkala terutama bagi seseorabg yang memiliki riwayat penderita hipertensi. 

Menjalani gaya hidup yang wajar mempelejari cara yang tepat untuk mengendalikan stress. 

PENGOBATAN TRADISIONAL :

Alternatif 1 
Bahannya :
2 jari temu lawak dan 5 jari kunyit
1 sendok makan asam hitam
1/4 ons gula jawa dan 1/4 gelas air matang

Cara : 
Lumatkan semua bahan, tambahkan air dan peras. Minumair perasan ini 2x sehari selama seminggu, selanjutnya 2x seminggu. Selama minum ramuan ini, jangan sekali-kali makan daging kambing, minum kopi ataupun minuman yang mengandung alkohol.

Alternatif 2 
Bahannya :
1 meter akar pohon pepaya

Caranya :
Akan pohon pepaya dicuci sampai bersih dan direbus dengan air sebanyak 1 liter. Biarkan sampai mendidih hingga air tinggal 1/4. Air rebusan di minum hangat-hangat setiap pagi dan sore hari ( Catatan : Akar pohonnya hanya bisa direbus sebanyan 7x berulang-ulang ).

Alternatif 3
Bahannya :
20 g daun meniram
15 g daun kumis kucing
10 batang akar alang-alang
10 g asam trengguli

Caranya :
Semua ramuan direbus dengan air sebanyak 4 gelas, lalu biarkan airnya sisa 2 gelas, saring dan di minum.

Alternatif 4
Bahannya :
Buah belimbing setengah matang

Caranya :
Buah belimbing diparut, diperas dan diambil airnya sebanyak 1 gelas. Minumlah air perasan tersebut setiap pagi selama 1 bulan, selanjutnya 2 hari sekali meminumnya.

Alternatif 5
Bahannya :
1 buah kesemak
200 g biji teratai dan 750 cc air bersih

Caranya :
Biji teratai dan air direbus menggunakan periuk tanah hingga mendidih dan matang, iris lah buah kesemak lalu masukan ke dalam rebusan. Rebus lagi hingga airnya tersisa 400 cc, selanjutnya siap untuk diminum.

SEMOGA BERMANFAAT UNTUK ANDA
TUHAN YESUS MEMBERKATI

 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar